Kalian semua pasti sudah tahu atau tidak asing lagi dengan yang namanya bensin, bukan? Ya, Bensin adalah salah satu jenis bahan bakar minyak yang biasanya digunakan untuk kendaraan bermotor dua, tiga, dan empat. Nah, ada yang tahu nggak apa bahan dasar dari bensin? Bahan dasar dari bensin adalah isooktana dan normal-heptana (n-heptana).
(Sumber : Zonalia kimia pasca unp – WordPress.com)
Kualitas bensin ditentukan dari bilangan
oktan. Apa sih bilangan oktan itu? Bilangan
oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa
diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Nilai bilangan 0 ditetapkan
untuk n-heptana yang mudah terbakar, dan nilai 100 untuk isooktana yang tidak
mudah terbakar.
Semakin tinggi nilai oktannya, maka bahan bakar minyak lebih lambat terbakar, sehingga tidak meninggalkan residu pada mesin yang bisa mengganggu kinerjanya. Bahan bakar beroktan tinggi cocok digunakan pada kendaraan yang menggunakan kompresi tinggi.
Sebelumnya kompresi itu apa sih, guys?
Kompresi merupakan pemadatan volume gas dan udara dalam silinder mesin agar menjadi lebih kecil. Ini terjadi dalam pergerakan piston kendaraan saat posisinya di atas. Nah, setelah posisi piston di atas maka akan dibakar oleh busi dan bahan bakar di ruang bakar kendaraan.
Dalam bidang otomotif, ada yang namanya sebuah rasio kompresi. Rasio ini menunjukkan perbandingan antara volume silinder saat piston berada di bawah dan piston berada di atas. Semakin tinggi perbandingannya, maka bahan bakar yang terbakar semakin banyak.
Gimana jadinya kalau kendaraan bermotor diisi bensin dengan nilai oktan yang nggak sesuai sama kompresi kendaraan?
Nah, jika pemilik kendaraan memaksakan mengisi BBM dengan nilai oktan yang nggak sesuai sama kompresi motor, biasanya akan menyebabkan ruang bakar kotor, penuh kerak, dan mesin akan menimbulkan suara ngelitik. Kalau suara itu dibiarkan aja, tenaga mesin kendaraan jadi loyo dan bisa merusak komponen ruang bakar di mesin, loh!
Karena itu, yuk, mulai sekarang kita rawat kendaraan kita sendiri, termasuk pintar dalam memilih jenis bensin. Biasanya dalam buku panduan kendaraan terdapat informasi tentang berapa rasio kompresi kendaraan tersebut. Nah, berikut tabel rasio kompresi kendaraan dan bilangan oktan mesin yang disarankan.
(Sumber :
atasaspal.com)
Kalau misalnya kita memilih bensin yang bilangan oktannya tidak sesuai dengan kompresi kendaraan, apalagi jika kendaraan kita nggak rajin di-servis, siap-siap aja, deh, ganti kendaraan yang baru :)
Note :
Tugas Kimia "Literasi Sains Senyawa
Organik"
Nama : Felice Sekar H.
Kelas : 12 IPA 5
No. Absen : 10



Tidak ada komentar:
Posting Komentar